APA SIH YANG MENARIK DARI K3 MIGAS?


Pertanyaan ini tidak jarang terbenak dalam benak mereka yang mempunyai tekad guna berkecimbung di dunia HSE atau safety. Pertanyaan ini wajar sebab perminatan dunia K3 ketika ini kian marak dan pemerintah pun sudah mulai menekankan pemberlakuan K3 di Perusahaan dan menyerahkan sangsi untuk perusahaan yang tidak merealisasikan aspek K3.

Mungkin yang unik di sini merupakan, kenyataan aspek K3 di lingkungan perusahaan Migas. Jauh jauh hari sebelum pemerintah menekankan begitu pentingnya K3 untuk perusahaan, Perusahaan Migas telah terlebih dahulu merealisasikan dan untuk mereka K3 ialah harga mati. Pantas saja mereka memandang K3/HSE/Safety sebagai di antara aspek atau pilar yang paling penting untuk perusahaan dan memberi gaji yang paling tinggi untuk pekerjanya.

Mengapa K3 di lingkungan migas begitu penting? Karena Perusahaan ini paling rawan bakal kecelakaan. Perusahaan ini mencari, mengelola, mengubah dan menyalurkan minyak yang sangat gampang terbakar. Apabila tidak banyak saja terjadi kesalahan, akan mengakibatkan kerugian yang paling besar untuk perusahaan. Perusahaan Migas amat ketat dan terkesan ‘ribet’ untuk semua kontraktor yang berkolaborasi dengannya.

Bagaimana tidak…? Sebatang cerutu atau sepercik korek api yang harganya seribu perak, bila tidak dapat dikendalikan, dapat membakar berakhir industri dan pekerjanya, mengakibatkan kerugian pelajaran trilyunan rupiah dan bahkan nyawa, kebangkrutan usaha, dan nama baik negara pun dipertaruhkan. Ini tidak main-main bukan…???
Penawaran gaji yang tinggi untuk penegak aspek K3 di lingkungan Migas (dalam urusan ini K3 Migas), dan pun dijunjung tinggi nya K3, mengakibatkan para praktisi K3 sangat hendak berkecimbung di sana.

Namun butuh diingat, bekerja di Migas tidak mudah bila tidak terdapat pengalaman. Dengan kata lain, mereka lebih ingin ingin menemukan calon pekerjanya yang telah ‘jadi’. Jadi untuk mereka yang hendak bekerja di sana sebagai berpengalaman K3, mulailah dengan bekerja sebagai berpengalaman K3 di Perusahaan biasa. Dalam urusan ini, sertifikat yang sangat diperlukan dan relevan untuk seluruh perusahaan ialah sertifikat Ahli K3 Umum dari Depnaker RI.

Tapi bukan pun berarti bahwa untuk yang belum kawakan di K3 tidak boleh memungut K3 Migas, sebab rezeki pasti saja Tuhan yang mengatur. Tidak sedikit pun yang freshgraduated atau bahkan alumni SLTA memungut K3 Migas level Operator lantas diterima di Perusahaan Migas.

Untuk ketika ini, memungut K3 Umum pun tidak memastikan langsung mendapat pekerjaan, sebab semakin lama semakin tidak sedikit juga yang memungut pelatihan ini yang mengakibatkan persaingan lingkungan kerja semakin ketat dan alot. Tapi yang saya tulis ini pun tidak selamanya benar, sebab pasti terdapat juga kenyataan di lapangan yang keterima tanpa pengalaman.

Hal terpenting dari seluruh ini ialah berdoa untuk Tuhan mana yang terbaik, dan terus berusaha. Salah satu usaha yang barangkali bila kamu atau orang tua kamu memiliki keunggulan rezeki, kamu bisa memungut program siap kerja SODP (Safety Officer Development Program) di Balikpapan dengan ongkos kurang lebih 34jt. Sertifikat yang didapat yakni sekitar 24 buah tergolong K3 Umum. Pelatihan ini tidak hanya mengandalkan pembekalan pelajaran dan pemburuan sertifikat yang banyak, tetapi pun langsung magang di perusahaan sehingga kamu bisa mengetahui situasi real di lapangan nanti saat masuk dunia kerja. Beberapa lulusan SODP yang saya wawancarai sejumlah bulan sesudah pelatihan mayoritas sudah bekerja dengan gaji 6-7jtaan sebenarnya dia baru masuk kerja.

Lama pelatihan ini memakan waktu selama 3-4 bulan (plus magang, dapat jadi lebih lama). Dengan masa-masa yang cukup lama ini, pasti saja penguasaan pelajaran dan praktek di lapangan jauh lebih mumpuni ketimbang mereka yang melulu mengikuti pelatihan Ahli K3 Umum atau Ahli K3 Migas yang hanya sejumlah hari saja. Dan bila alumni SODP ini melamar di perusahaan, lagipula seorang yang masih freshgraduated, saya pikir perusahaan bakal lebih melirik dengan lirikan yang “lebih melotot” ketimbang melulu berbekal 1-2 sertifikat.

Sekali lagi bukan berarti melulu mengikuti K3 Umum atau K3 Migas saja tidak dapat diterima di perusahaan, seluruh tergantung rezeki masing masing.

Sebelumnya dalam tulisan ini pun saya menyarankan supaya ambil Ahli K3 Umum ketimbang K3 Migas. Namun sesudah diselidiki dalam sejumlah kasus, ada pun yang lumayan dengan K3 Migas, langsung diterima di perusahaan. Semuanya tergantung rezeki, keahlian, CV, dll.