Kurikulum Home Schooling Mengajari Anak Anda Di Rumah

 

Home schooling lebih disukai oleh beberapa orang tua. Beberapa orang tua ingin memastikan bahwa anak mereka mendapatkan semua kebutuhan sekolah meskipun ia tinggal dan belajar di rumah alih-alih belajar di dalam kelas. Mereka percaya bahwa mereka mampu mengendalikan kurikulum dengan lebih baik. Selain itu, mereka ingin menanamkan nilai-nilai mereka sendiri yang diperlukan dalam membentuk anak. Mereka juga fokus pada pengajaran mata pelajaran yang lebih dalam yang mereka yakini penting untuk pembelajarannya. Ada juga keyakinan bahwa mereka dapat melambat ketika anak mengalami kesulitan dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk subjek-subjek ini. Dengan cara ini, anak memiliki kesempatan lebih baik untuk belajar dari pelajaran yang lebih sulit.

Anda dapat berada di sana untuk membimbing anak Anda dalam beberapa topik dan masalah yang dapat dengan mudah disalahartikan ketika dijelaskan di sekolah oleh guru atau teman sekelas lainnya. Dalam hal interaksi sosial, home schooling telah mengembangkan manfaat yang baik. Orang tua yang bijaksana sekarang menganggap sekolah di rumah sebagai solusi untuk kebutuhan belajar anak mereka. Jumlah anak yang belajar di rumah terus meningkat. Namun terlepas dari manfaatnya, ada juga kekurangannya.

Mari kita bahas manfaat yang bisa didapat dari home schooling. Yang pertama dan terpenting adalah kontrol, kontrol tentang apa yang harus dipelajari, apa yang harus diajarkan dan apa yang harus didorong dalam pikiran anak Anda. Beberapa orang tua mengatakan bahwa beberapa sekolah, swasta atau umum, memiliki kekurangan input dan kontrol yang dimiliki orang tua atas kebutuhan pendidikan anaknya. Beberapa orang tua berpikir bahwa mereka dapat memberikan standar dan kualitas pendidikan yang lebih baik melalui home schooling. Mereka dapat mengajar anak-anak mereka tentang mata pelajaran dan bidang yang menurut mereka sesuai untuk dipelajari anak-anak mereka. Orang tua ini merasa ada kekurangan kualitas pendidikan di sekolah dan ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebabnya. Faktor-faktor ini bisa menjadi kurikulum, staf pengajar, serta metode pengajaran.

Selain itu, mereka takut bahwa anak mereka terpapar dengan berbagai macam anak seusianya tetapi dengan latar belakang dan asuhan yang berbeda. Mereka takut teman sekelas bisa memengaruhi anak-anak mereka memiliki orang tua yang tidak memiliki nilai yang sama. Selain itu, sekolah di rumah lebih murah daripada mendaftarkan anak-anak Anda di sekolah swasta yang membutuhkan biaya kuliah tinggi. Setiap tahun biaya kuliah semakin tinggi dan biaya ini hanya akan meningkat. Karena alasan ini, beberapa keluarga lebih memilih sekolah di rumah daripada mendaftar di sekolah swasta. Mereka percaya bahwa home schooling menciptakan interaksi yang lebih erat antara orang tua dan anak-anak mereka. Dengan ini, anak mungkin tidak pernah merasa diabaikan dan ditinggalkan dengan cara apa pun.

Beberapa kekurangan dari home schooling adalah bahwa beberapa anak dapat menganggapnya cukup mengasingkan diri, jadi penting untuk memasukkan beberapa bentuk sosialisasi untuk anak Anda. Baik itu setelah klub sekolah atau olahraga. Juga, sebagai orang tua Anda harus disiplin untuk memastikan anak Anda menerima pendidikan yang layak dan tidak ketinggalan dalam mata pelajaran kurikulum mana pun. Akan ada ujian untuk duduk dan kertas untuk menandai, yang harus diserahkan untuk ditinjau.
Jika dilakukan dengan cara yang menyeluruh dan terorganisir, home schooling dapat bermanfaat bagi orang tua dan anak.