Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) | Dasar-dasar Manajemen

 

 

Apa perbedaan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dengan Manajemen Personalia? (Saydan, 1996)

Dalam istilah “manajemen personalia” ( HR slides ) terkandung definisi  bahwa karyawan (personalia) hanya dirasakan  sebagai salah satu hal  produksi saja, yang tenaganya me sti dipakai  secara produktif untuk  pencapaian destinasi  perusahaan atau manajemen personalia lebih menekankan pada sistem dan prosedur. Sedangkan, dalam istilah Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) terkandung definisi  bahwa karyawan yang terdapat  dalam perusahaan adalah aset (kekayaan, kepunyaan  yang berharga) perusahaan, sampai-sampai  harus dipelihara dan diisi  kebutuhannya dengan baik.

 

Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM):

– Tujuan Organisasional, Memastikan bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) berkontibusi pada efectivitas organisasonal. Departemen SDM menolong  para manajer untuk menjangkau  tujuan-tujuan organisasi. Dalam urusan  ini semua  manajer tetap bertanggungjawab sarat  atas semua  bawahanya, departemen SDM melulu  memberikan sokongan  dalam hal-hal yang berhubungan  dengan pengelolaan SDM.

– Tujuan Fungsional, Menjaga kontribusi departemen SDM daam tingkat yang layak untuk  kebutuhan organisasi. Sumber-sumber daya bakal  terbuang percuma andai  Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) tidak direncanakan secara optimal sesuai keperluan  organisasi.

– Tujuan Kemasyarakatan, bersikap etis dan bertanggung jawab sosial terhadap keperluan  dan kendala  masyarakat sembari meminimlakna akibat  negatif tuntutan tersebut untuk  organisasi.

– Tujuan Personal, menolong  para karyawan mencapau tujuan-tujuan individu  mereka sejauh tujuan itu  mendorong kontribusi individual untuk  organisasi. Tujuan personal semua  karyawan bakal  tercapai andai  para karyawan dipelihara, dipertahankan, dan dimotivasi. Jika tidak demikian, kinerja dan kepuasan karyawan bakal  menurun dan karyawan dapat  meninggalkan organisasi.

 

FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (MSDM)

Fungsi Pokok:

  1. Perencanaan Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), yaitu merangkai rancangan sekitar keperluan SDM organisasi. Perencanaan SDM mencantol  penetapan jumlah dan kualifikasi yang dibuthkan untuk mengemban  semua program kerha dalam rangka menjangkau  visi, tujuan  dan destinasi  organisasi.
  2. Pengorganisasia (Staffing), yakni mendesain struktur organisasi yang mencerminkan interlelasi antarpekerjaan , antarpersonil, dan faktor-faktor jasmani  lainnya, yang kesemuanya dijadikan dasr untuk menanam  orang-orang didalam struktur itu  sesuai kemahiran  masing-masing.
  3. Pengarahan (Directing), yakni menggerakkan orang-orang guna bekerja dan berpartisipasi cocok  dengan bidang tuagsnya secara efektif dan efesien, mengarah ke  arah yang diharapkan  organisasi. Dalam implementasinya faedah  ini didukung oleh program motivating, leading, communicating, and deployment.
  4. Pengendalian (Controlling), yaitu ditunjukkan untuk mengukur dan menilai sejauh mana rencana dapat dilakukan dan destinasi  dapat terealisasikan. Melalui faedah  ini manajer SDM bisa  menilai  dimana perbuatan  perbaikan dilaksanakan  dan bagaimana teknik  terbaik guna  menyempurnakannya.

 

Fungsi Operasional Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) (Mondy, 2008):

  • Penyediaan Staf (Staffing), adalah proses guna meyakinkan bahwa organisasi mempunyai  jumlah karyawan yang tepat dengan sekian banyak   keahlian yang mencukupi  untuk menjalankan pekerjaan-pekerjaan yang tepat, pada masa-masa  yang tepat, untuk menjangkau  tujuan organisasi.

Penyediaan staf mencakup:

– Analisis jabatan

– Perencanaan SDM

– Perekrutan dan seleksi

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *