Untuk Apa SIUJK (Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi)? Siapa yang Menerbitkan?

Jasa Pengurusan SIUJK – Anda barangkali waktu ini tengah mencari mengerti tentang kegunaan dari SIUJK atau singkatan dari Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi. Untuk itu kamu kudu mengerti terlebih dahulu apa itu SIUJK yakni surat ijin Usaha yang sanggup kamu mengfungsikan waktu mengikuti tender terhadap sebagian bidang konstruksi diantaranya Arsitektur, Tata lingkungan, Mekanikal, Konsultan, Telekomunikasi, Sipil.

Adapun cara untuk memiliki SIUJK terlebih dahulu kamu kudu memenangkan babak yang pertama terhadap waktu pelelangan dan sudah lulus di didalam administrasi dari perusahan yang sudah memiliki sertifikat dan sudah tercantum terhadap web resmi LPJK. Untuk memperoleh SIUJK kamu perlu sebagian beberapa syarat seperti berikut.

Persyaratan Mendapatkan SIUJK
Untuk memperoleh SIUJK kamu kudu singgah ke kantor yang menerbitkan SIUJK yakni, kantor LPJK setempat. Dengan mempunyai seluruh beberapa syarat yang kami sebutkan di bawah ini. bersama persyaratan-persyaratan ini maka kamu dapat segera memiliki SIUJK atau Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi, syaratnya adalah memiliki:

1. Memiliki Sertifikat sebagai tenaga pakar konstruksi
2. Memiliki Sertifikasi Badan Usaha atau SBU

Mengurus SIUJK Anda Harus Memiliki?
Untuk mengajukan Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi maka kamu perlu sebagian dokumen untuk kamu bawa ke LPJK daerah setempat. Apa saja dokumen tersebut? untuk itulah dapat kami paparkan didalam tulisan yang selanjutnya ini.

1. Legal Umum Usaha (foto copy) dari Akte-TDP.
2. Surat Keterangan Keahlian (Asli).
3. KTA(Asli)
4. SBU atau Sertifikasi Badan Usaha (Asli)
5. Direktur utama perusahaan kudu singgah ke kantor LPJK untuk pengambilan foto

Adapun langkah-langkah memperoleh SIUJK atau Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi sudah dibagi jadi tiga tahap seperti yang kami sebutkan selanjutnya ini.

• – Tahap 1memiliki SKA atau Sertifikasi Tenaga Ahli dan juga SKT atau Surat Keterangan Ketrampilan
• – Tahap 2 memiliki SBU atau Sertifikasi Badan Usaha
• – Tahap 3 saatnya kepengurusan Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi

Untuk jalankan ketiga tahap di atas hinga memperoleh Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi, pertama kamu sebaiknya mempunyai sebagian dokumen mutlak yang terstandar. Jika usaha kamu adalah Perseroan Terbatas kamu sebaiknya buat persiapan sebagian dokumen-dokumen diantaranya:

1. Akte pendirian PT
2. NPWP
3. Pengusaha Kena Pajak (PKP)
4. SIUP
5. SK Menteri Hukum dan HAM
6. Surat Keterangan Domisili Usaha
7. TDP

Selanjutnya, kamu pilih besarnya proyek yang kamu kelola, apakah kamu dapat menggarap proyek yang kecil yang berkisar di bawah 500 jutaan, skala menengah bersama kisaran 500 juta sampai 10 Miliar ataupun proyek yang berskala besar yang berkisar di atas 10 Miliar rupiah.

Kantor LPJK dapat mengkualifikasikan perusahaan kamu didalam kategori nilai proyek seperti, K1 atau proyek kecil 1, K2 atau proyek kecil 3, K3 atau proyek kecil 3, M1 atau proyek menengah 1, M2 atau proyek menengah 2, B1 atau proyek besar 1, dan B2 atau proyek besar 2.

Jika perusahaan jasa konstruksi kamu tetap baru, kamu memiliki 2 pilihan yakni K1atau M1. Kualifikasi sanggup ditingkatkan bersama menyesuaikan pengalaman yang kamu peroleh terhadap bidang konstruksi. Hal ini berarti terkecuali kamu mempunyai pengalaman spesifik maka kamu sanggup naik terhadap kualifikasi K2, K3 dan juga kualifikasi seterusnya.
Untuk masuk ke didalam sebagian tingkat kualifikasi maka kamu jangan lupa untuk mendokumentasikan seluruh pengalaman yang kamu miliki. Misalnya seperti, kontrak, berita acara sudah terselesaikannya proyek. Hal ini diperuntukkan sebagai acuan dari LPJK kegunaan menaikkan kategori untuk kualikasi kamu terhadap usaha di bidang jasa konstruksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *